September 23, 2021

Susunan Pemain

Berita Seputar Dunia Sepak Bola, Jadwal, Susunan Pemain, Prediksi Hasil Pertandingan, Live Score Sepak Bola Liga Indonesia, Eropa dan Internasional

Liga Inggris Dihentikan, Apakah Liverpool Sudah Layak Untuk Jadi Juara?

3 min read
liga inggirs dihentikan

Liga Inggris Dihentikan – Liga Inggris tahun 2019/2020 ditunda untuk sementara waktu menyusul sejumlah pemain dan pelatih yang dinyatakan positif virus corona. Penundaan ini membuat Liverpool mesti harap-harap cemas soal kepastian jadi juara Liga Inggris.

Dalam peristiwa yang tidak terduga ini, kami bekerja bersama dengan klub yang berlaga di liga, pemerintah, FA, dan EFL, memastikan bahwa kesehatan pemain, staf, dan suporter adalah prioritas utama kami,” ucap Chief Executive Premier League, Richard Masters.

Dalam pertemuan pihak Premier League dan para pemegang saham disepakati Liga Inggris ditunda sampai 3 April nanti. Liga Inggris diliburkan selama dua pekan, meski tak tertutup kemungkinan kompetisi kasta tertinggi di Inggris berakhir lebih cepat.

Hal ini dikarenakan penyebaran virus corona yang tergolong masif di Negeri Ratu Elizabeth. Mengacu data WHO, ada 594 kasus dan delapan orang meninggal dunia karena wabah corona hingga Sabtu (13/3) sore waktu setempat.

Liga Inggris Dihentikan membuat denyut nadi Liga Inggris terhenti. Pertanyaan pun mengemuka terkait nasib Premier League musim ini, tak terkecuali tim yang mengangkat trofi di akhir musim walau tak bisa dipungkiri Liverpool sangat layak dinobatkan sebagai juara.

Baca Juga : Cara Menang Bermain Judi Slot Online

Pihak Liga Inggris belum memberikan penjelasan rinci soal tim yang berhak jadi juara. Hal ini ditambah tidak adanya regulasi untuk menentukan gelar juara jika Liga Inggris dibatalkan karena keadaan saat ini.

Kabar terbaru yang dilansir Telegraph, Liverpool kemungkinan besar akan dinobatkan sebagai juara apabila Liga Inggris harus berakhir prematur.
Sembilan belas klub Liga Inggris disebut tidak keberatan jika anak asuh Jurgen Klopp diberikan gelar tersebut.

Di klasemen Liga Inggris, Liverpool kokoh di puncak dengan 82 poin.
The Reds unggul hingga 25 poin atas Manchester City yang menempati posisi kedua.

Liverpool cuman butuh enam poin untuk mengakhiri dahaga gelar Liga Inggris yang terakhir kali diraih 30 tahun lalu.
Jika kompetisi tidak ditunda karena virus corona, Mohamed Salah dkk bisa juara di kandang Crystal Palace, pada 21 Maret.

Keunggulan poin yang sangat jauh atas Man City jadi salah satu alasan Liverpool layak jadi yang terbaik di Liga Inggris musim ini. Bahkan, di antara tim-tim yang tampil di lima liga top Eropa, tidak ada yang sehebat Liverpool.

Di ajang Serie A, Juventus yang lebih dominan dalam delapan tahun terakhir hanya unggul satu poin atas Lazio.
Begitu pula di Liga Spanyol, Real Madrid hanya terpaut dua poin dari pesaingannya Barcelona yang nangkring di puncak klasemen.

Bayern Munchen malah terlibat persaingan sengit dengan Borussia Dortmund, RB Leipzig, dan Borussia Monchengladbach untuk meraih gelar Bundesliga.
Sedangkan pemuncak klasemen Ligue 1, PSG hanya unggul 12 poin atas Marseille.

Baca juga : Kesaksian Korban Sembuh Virus Corona, Simak Kisahnya

Selain karena unggul poin signifikan, Liverpool sangat konsisten di Liga Inggris.
Sebelum takluk dari Watford 0-3, 29 Februari lalu, Liverpool meraih 27 kemenangan dan satu hasil imbang di liga Inggris.

Liverpool tetap stabil saat para pesaing seperti Man City dan tim kuda hitam, Leicester City kerap tersandung di laga-laga mudah.
Di musim ini, Man City sudah tujuh kali kalah dan Leicester yang diasuh Brendan Rodgers tercatat telah mengalami delapan kekalahan.

Sedangkan performa Liverpool terbilang stabil. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Liverpool superior saat menghadapi tim-tim yang di atas kertas bisa mereka atasi.

Sejauh ini, Liverpool menyapu bersih seluruh laga kandang dengan kemenangan.
Di laga tandang, Liverpool hanya dua kali tidak mampu meraih poin penuh.

Hal itu terjadi saat ditahan imbang Manchester United 1-1 di Old Trafford dan takluk 0-3 dari Watford yang membuat catatan tanpa kalah dalam 44 laga di Liga Inggris milik mereka terhenti.

Liverpool musim ini juga tetap mampu meraih hasil positif meski kerap mendapat masalah cedera pada pemain.
Di awal musim, Divock Origi dan Naby Keita sudah mengalami cedera dan absen selama tiga pekan.

Setelah skuat sempat komplet, giliran Alisson Becker harus absen selama dua bulan karena alasan yang sama. Absennya Alisson terbukti tidak memengaruhi performa tim karena Adrian tampil cukup apik di bawah mistar gawang.

Alex Oxlade-Chamberlain dan Xherdan Shaqiri juga sempat masuk daftar cedera meskipun mereka terbilang absen hanya dalam waktu singkat.

Ada pula yang dialami Liverpool adalah cedera Fabinho selama hampir dua bulan dan Joel Matip selama tiga bulan.
Cedera yang dialami Fabinho justru jadi berkah buat Chamberlain yang bisa kembali ke performa terbaik.

Sementara posisi yang ditinggalkan Matip bisa digantikan dengan baik oleh Joe Gomez yang sebelumnya juga diterpa cedera.
Pertahanan Liverpool tetap kuat dengan duet Gomez dan Virgil van Dijk di area pertahanan.
Di tahun ini, Liverpool baru kebobolan 21 gol atau yang paling sedikit dibandingkan tim-tim lainnya.

Beberapa alasan ini yang membuat Liverpool sangat amat layak untuk dijadikan sebagai juara musim ini oleh pihak Premier League meski sekarang virus corona membuat Liga Inggris Dihentikan di paruh musim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright SusunanPemain.com © All rights reserved | Newsphere by AF themes.
error: Kreatif Dong Jangan Pakai Copas !!